PINDAH ALAMAT SITUS

27 April 2010

Sehubungan dengan adanya perubahan struktur organisasi pada Pemerintah Kabupaten Bekasi, dengan ini diberitahukan kepada masyarakat Kabupaten Bekasi, kami pindah alamat ke http://www.bekasikab.go.id, dan kami ucapkan terima kasih atas atensinya selama ini.

Bekasi, 28 April 2010

Humas Kab. Bekasi

BUPATI BEKASI PIMPIN UPACARA BENDERA TANGGAL 17

21 Juni 2009

Bupati Bekasi, Drs. H. Sa’duddin, MM, rabu 17 Juni 2009 bertempat di Plaza Kantor Pemda Kab. Bekasi bertindak sebagai Pembina Upacara pada apel tanggal 17. Dalam sambutannya Bupati menyampaikan, bahwa setiap tanggal 17 dilaksanakan upacara pengibaran bendera dalam rangka mengingatkan agar senantiasa meningkatkan kinerja dalam pengabdian dan pelayanan sehingga pengabdian untuk mensejahterakan masyarakat Kabupaten Bekasi setahap demi setahap akan terwujud.

Dalam kesempatan itu Bupati juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pengabdian selama bekerja di lingkungan pemerintah Kabupaten Bekasi kepada 38 orang pegawai yang telah memasuki masa pensiun. Penghargaan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Bekasi yang diwakili oleh Dr. Hj. Harijatni Sri Oetami, M. Kes, Drs. Erry Herudewo Soetirto, dan H. K. Suherna, S. Sos dalam bentuk cincin, piagam, dan plakat.

Sementara itu Bupati juga menyinggung tentang mutasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Hal itu bisa terjadi kapan saja sesuai mekanisme yang berlaku dan bisa dialami oleh siapa saja, itupun tidak asal jadi saja, tetapi melalui proses yang cukup panjang. Yang jelas jabatan merupakan kepercayaan pimpinan, juga amanah yang harus dipertanggung jawabkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa maupun masyarakat Bekasi yang menginginkan perbaikan menuju masyarakat bekasi yang maju dan sejahtera.

Pada akhirnya dalam rangka meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat, Bupati mengajak seluruh Pejabat dan anggota KORPRI di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk senantiasa meningkatkan moral dan kualitas diri, memupuk semangat profesionalisme dan berorientasi pada hasil kerja yang baik.

KEGIATAN BIMBINGAN TEKNIS SISTEM PENGAJARAN AL-QUR’AN BAGI GURU TPQ TINGKAT KABUPATEN BEKASI TAHUN 2009

21 Juni 2009

Bupati Bekasi, Drs. H. Sa’duddin, MM, yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. H. Akhmad Kosasih, Selasa 16 juni 2009 bertempat di Gedung Wibawa Mukti membuka Bimbingan Teknis Pengajaran Al-Qur’an bagi Guru Taman Pendidikan Al-Qur’an. Dalam sambutannya Bupati Bekasi mengatakan bahwa salah satu upaya untuk mewujudkan visi kabupaten Bekasi, yaitu Manusia Unggul yang Agamis, Berbasis Agribisnis dan Industri Berkelanjutan, adalah melalui gerakan pemberantasan buta baca tulis Al-Qur’an. Gerakan ini diharapkan mampu menciptakan masyarakat Kabupaten Bekasi yang terbebas dari buta baca tulis Al-Qur’an. Oleh karena itu hal pertama yang harus kita kerjakan adalah bagaimana seluruh umat islam Kabupaten Bekasi dapat membaca dan menulis huruf Al-Qur’an. Ini adalah tugas berat dan sekaligus mulia bagi para guru Taman Pendidikan Al-Qur’an.lebih lanjut Bupati mengatakan, Perkembangan zaman yang sangat pesat ternyata menuntut kita untuk bergerak cepat dan berpikir praktis dengan hasil yang maksimal. Hal ini juga berlaku pada pengajaran Al-Qur’an kepada anak-anak kita. Dalam kesempatan itu Bupati juga berpesan dan mengajak kepada seluruh guru Taman Pendidikan Al-Qur’an khususnya dan masyarakat Kabupaten Bekasi umumnya. Pertama menjadikan Al-Qur’an sebagai bacaan harian. Kedua mengajarkan Al-Qur’an kepada anak-anak dengan penuh kesungguhan dan keikhlasan hati. Ketiga menekankan kepada peserta bintek untuk mengikuti dengan sebaik-baiknya dan menyebarkan ilmu yang didapat dalam bintek. Keempat mengharapkan guru Taman Pendidikan Al-qur’an, terutama dalam pemberantasan buta baca tulis Al-qur’an di Kabupaten Bekasi. Dalam laporannya, Kabag Kesejahteraan Masyarakat, menyampaikan untuk mewujudkan visi Kabupaten Bekasi perlu adanya komitmen dari seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Bekasi. Maksud bimbingan teknis sistem pengajaran Al-Qur’an dimaksudkan untuk memberikan pemahaman dan teknis pengajaran Al-qur’an secara mudah dan efektif kepada para guru Taman Pendidikan Al-Qur’an di Kabupaten Bekasi. Kabag Kesra sebagai ketua panitia menginformasikan bahwa Peserta Bintek berjumlah 300 orang,terdiri dari 225 Guru TKA, TPA di bawah koordinasi Badko, 50 Guru TPQ dibawah kordinasi LPPA, 25 penyuluh agama se kabupaten Bekasi. Bintek ini dilaksanakan dengan tujuan pertama untuk meningkatkan kemampuan para guru TKA, TPA dan TQA di Kabupaten Bekasi. Kedua untuk meningkatkan sistem manajemen pengelolaan TKA, TPA dan TQA di Kabupaten Bekasi. Ketiga untuk meningkatkan jumlah masyarakat yang melek baca tulis Al-Qur’an.

HARI KRIDA PERTANIAN KE 37 & PENCANANGAN GERAKAN TANAM SEREMPAK

21 Juni 2009

HARI KRIDA PERTANIAN KE 37 & PENCANANGAN GERAKAN TANAM SEREMPAK KABUPATEN BEKASI
Bupati Bekasi Drs. H. Sa’duddin, MM, pada acara Pencanangan Rangkaian Kegiatan Hari Krida Pertanian Ke-37 dan Gerakan Tanam Serempak Tingkat Kabupaten Bekasi, yang dilaksanakan pada Kamis, 18 Juni 2009, bertempat di Desa Jatibaru Kecamatan Cikarang Timur, berharap agar diisi dengan berbagai kegiatan yang dapat mendorong petani-nelayan untuk dapat meningkatkan kualitas diri sehingga menjadi petani-nelayan yang tangguh, memiliki ketrampilan dalam menerapkan teknologi inovatif yang tepat guna, mampu memperoleh tingkat pendapatan dan kesejahteraan yang layak, mampu menghadapi resiko usaha, mampu memanfaatkan azas skala ekonomi dan memiliki kekuatan mandiri dalam persaingan di dunia usaha.
Dalam bidang pertanian, terutama beras, kontribusi Kabupaten Bekasi terhadap produksi padi nasional menyumbang sebesar 1% dan kontribusi untuk Jawa Barat sebesar 5 %. Sementara untuk konsumsi penduduk Kabupaten Bekasi dengan Jumlah Penduduk lebih kurang 2,1 juta sebesar 277.513 ton, sedang jumlah produksinya sebesar kurang lebih 300.000 ton beras, sehingga masih terdapat surplus pada komoditi pertanian beras.
Bupati juga menekankan kepada petani-nelayan hal-hal sebagai berikut :
1. Manfaatkan air irigasi atau air dari sumber lainnya se-optimal mungkin, sesuai dengan kebutuhan tanaman.
2. Manfaatkan sisa waktu dalam satu tahun sesudah menanam padi dengan menanam tanaman produksi yang umurnya sesuai dengan sisa waktu yang tersedia,
3. Jadikan Hari Krida Pertanian Ke-37 ini sebagai wahana komunikasi untuk meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan upaya belajar kemandirian usaha, serta meningkatkan rasa kebersamaan dan kekeluargaan diantara sesama petani-nelayan.
Sementara itu dalam laporannya, Kepala Badan Pelaksanaan Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kelautan, Drs H. Haris Widjaja, MM. Kegiatan Hari Krida Pertanian ini, diisi dengan acara, Pameran dan Gelar Produk, Perlombaan pengetahuan dan ketrampilan bagi Kontak Tani-Nelayan Andalan utusan dari 23 Kecamatan, Rembug Paripurna Kontak Tani-Nelayan Andalan, Bhakti Tani, Seminar Sehari bidang Pertanian yang diselenggarakan PERHIPTANI (Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia) dan Panggung Kreasi Seni Tradisional. Adapun puncak acara peringatan Hari Krida Pertanian akan dilaksanakan pada tanggal 17 Juli 2009, yang sekaligus penyerahan penghargaan kepada anggota Lembaga Penyuluh Pertanian yang berprestasi.

Bekasi, 18 Juni 2009

KEPALA BAGIAN ADM. HUMAS
SETDA KAB. BEKASI

Drs. M. A SUPRATMAN, M.Si
Pembina
NIP. 19630815 198503 1 015

PERINGATAN HARI KARTINI KE 130 TINGKAT KABUPATEN BEKASI TAHUN 2009

21 Juni 2009

Bupati Bekasi, Drs.Sa’duddin,MM, Rabu 22 April 2009 menghadiri peringatan Hari Kartini ke 130 tingkat Kabupaten Bekasi bertempat di Aula KH. Noer Alie. Mengawali sambutannya, Bupati menyatakan,” RA. Kartini telah mampu merubah paradigma berpikir kaum perempuan yang notabene terikat dengan tradisi masyarakat yang cenderung menempatkan wanita lebih lemah dibandingkan laki-laki. Persamaan hak antara laki-laki dan perempuan, sekarang telah ditindaklanjuti dengan gerakan kesetaraan dan keadilan gender.”
Acara yang bertemakan “Melalui Semangat Kartini Kita Tingkatkan Kreatifitas Kaum Perempuan Dalam Pembangunan yang Berbasis Gender” ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi kemajuan kaum perempuan dalam memperjuangkan hak dan partisipasinya dalam pembangunan bangsa khususnya pembangunan di Kabupaten Bekasi. Selain itu juga diharapkan mampu meneruskan cita-cita dan perjuangan RA. Kartini untuk lebih berperan aktif disegala bidang kehidupan
Dalam kesempatan tersebut Bupati juga menyinggung permasalahan remaja yang terjadi di Indonesia. “ Remaja Indonesia sekarang ini dihadapkan pada posisi yang sangat mengkhawatirkan, hal ini terlihat dari semakin maraknya perilaku-perilaku menyimpang dikalangan remaja yang ditandai dengan semakin berkembanganya pergaulan bebas, seperti free sex, narkoba dan aborsi yang tidak mencerminkan nilai-nilai bangsa.” Papar Bupati. Oleh karena itu Bupati mengharapkan melalui kegiatan ini generasi muda mampu memberdayakan diri melalui penguasaan IPTEK, memiliki sikap hidup yang dinamis, ikut memecahkan masalah bangsa dan berusaha untuk melahirkan generasi penerus yang agamis, bermental tangguh dan berwawasan global.
Sementara itu dalam laporannya, Ny.Hj. Ratna Nursiah Darip selaku ketua panitia peringatan menjelaskan bahwa dalam rangka memperingati Hari Kartini tahun ini telah dilakukan rangkaian kegiatan antara lain melaksanakan lomba busana kebaya muslimah, lomba MC, lomba makanan 3 B (Beragam, Bergizi, Berimbang) dan lomba olahan makanan dan minuman dengan bahan dasar buah-buahan dan dodol sirat serta umbi-umbian. Pelaksanaan bakti sosial dilaksanakan pada tanggal 17 April 2009 berupa pemberian bantuan peralatan sekolah bagi 100 siswa sekolah dasar di desa lokasi binaan P2WKSS desa Sukawijaya Kecamatan Tambelang.

PERINGATAN HARI PENDIDIKAN NASIONAL DAN PEMBUKAAN PEKAN OLAH RAGA PELAJAR SE KABUPATEN BEKASI TAHUN 2009

21 Juni 2009

Bupati Bekasi, Drs.Sa’duddin,MM,   Senin 3 Mei 2009 Bertempat  di Plaza Pemda kabupaten Bekasi  bertindak sebagai Pembina Upacara Pada Apel Hari Pendidikan Nasional. Bupati Bekasi Pada Acara tersebut membacakan sambutan Menteri Pendidikan Nasional Prof.DR BAMBANG SUDIBYO,MBA Adapun Tema Peringatan tahun ini adalah  “Pendidikan sains,teknologi,dan seni Menjamin pembangunan berkelanjutan dan Meningkatan Daya Saing Bangsa”Tema tersebut sangat relevan dengan permasalahan dewasa ini dalam kaitannya pada  peningkatan mutu pendidikan Nasional

Dalam rencana strategis Depdiknas 2005 – 2009 telah ditetapkan  tiga pilar kebijakan , yaitu Pemerataan dan perluasan akses pendidkan peningkatan mutu relevansi, dan daya saing pendidikan,serta Penguatan Tata kelola,Akuntabilitas dan Citra Publik Pendidikan.Pada akhir tahun 2008 hampir seluruh kinerja utama Rencana strategis telah tercapai.

Sementara itu dalam laporannya, Drs . H. Haries Widjaya MM selaku ketua panitia peringatan Hari Pendidikan Nasional dan kegiatan Pekan Olah Raga Pelajar Daerah (POPDA)Tahun 2009 Tingkat Kabupaten Bekasi di Laksanakan Pada hari senin sampai dengan rabu tanggal 4 – 6 Mei 2009 dengan cabang olah raga yang dipertandingkan sebanyak 14 cabang olah raga terdiri dari Atletik,Bulutangkis Bola Volly,Tenis Meja, Pencak silat,Renang ,sepak Takraw,Sepak Bola, Bola Basket, Tenis Lapangan, Panahan, Karate, Catur dan Gulat

Pekan Olah Raga Pelajar tersebut bertujuan termotifasinya Para Pelajar dalam meningkatkan kemanpuan olah raga sejak dini dan menghasilkan juara- juara dari cabang olah raga yang akan dipertandingkan sebagai bahan binaan dimasa yang akan datang dengan para Peserta pelajar tingkat SD,SMP.SMA/SMK yang sederajat

Pada Kesempatan itu Bupati,Kapolres,Kepala Kejaksaan negeri,Damdim menyaksikan Defille Para Kontingen dari Para Peserta Pekan Olah Raga Pelajar dari 23 Kecamatan Se Kabupaten Bekasi.

PENCANANGAN KEGIATAN BALAD KURING DAN KEGIATAN CAR FREE DAY

28 Mei 2009

PENCANANGAN KEGIATAN BALAD KURING
DAN KEGIATAN CAR FREE DAY

Pemerintah Kabupaten Bekasi pada tanggal 30 Mei 2009 akan melaksanakan acara Pencanangan Kegiatan Balad Kuring, yang akan diselenggarakan dalam bentuk Car Free Day, atau Jalan Bebas Kendaraan Bermotor yang akan melintasi Jalan Raya Cibarusah, yang dimulai dari Perempatan Lippo Cikarang sampai dengan Simpang Tiga kawasan Industri Hyundai mulai pkul 06.00 wib-10/00 wib.
Balad Kuring, merupakan suatu gerakan masyarakat Jawa Barat yang bertujuan untuk mewujudkan kesadaran dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
Balad Kuring secara filosofis menginternalisasikan kembali sifat peduli lingkungan (eco-friendly) ke dalam nilai-nilai budaya dan kearifan local masyarakat Jawa Barat.
Peresmian Pencanangan Kegiatan Balad Kuring akan dilakukan oleh Bupati Bekasi, Drs.H.Sa’duddin,MM, dan akan diisi dengan berbagai kegiatan yang dapat diikuti oleh seluruh masyarakat, antara lain kegiatan olahraga (senam, gerak jalan dan sebagainya), juga akan dimeriahkan dengan acara panggung hiburan, serta penjualan jajanan dan souvenir-souvenir.
Selama kegiatan tersebut berlangsung, di sepanjang jalan mulai Perempatan Lippo Cikarang sampai dengan Simpang Tiga Kawasan Industri Hyundai, arus lalu lintas dari dan menuju ke arah jalan tersebut akan dialihkan ke jalur alternatif lainnya mulai pukul 06.00 sampai dengan 10.00 pagi.
Masyarakat umum, termasuk pelajar, dapat mengikuti kegiatan tersebut untuk mengisi waktu luang di akhir pekan ini.

Kepala Bagian Humas Setda Kabupaten Bekasi

Drs.M.A SUPRATMAN
NIP.19630815 198503 1015

Peresmian Gedung SDN Harja Mekar 01

5 Mei 2009

Bekasi, 5 Mei 2009

BUPATI BEKASI RESMIKAN GEDUNG SDN HARJA MEKAR 01

Bupati Bekasi, Drs.H.Sa’duddin, MM , Selasa, 5 Mei 2009 meresmikan penggunaan gedung SDN Harja Mekar 01 . Gedung yang diresmikan berupa enam ruang kelas sumbangan sebuah perusahaan swasta di kawasan industri Jababeka.
Dalam sambutannya Bupati Bekasi menyatakan “Atas nama pemerintah Kabupaten Bekasi , kami memberikan penghargaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada perusahaan yang telah memprakarsai kegiatan ini, yang merupakan kolaborasi antara pemerintah dan pengusaha dalam bidang pendidikan. Melalui kegiatan ini kita berharap akan terciptanya pola pendidikan yang sinergis dan berimbang antara masyarakat, sekolah dan pemerintah. Dengan kata lain semakin baik kerjasama antar ketiganya maka semakin baik pula hasil yang dicapai dalam pendidikan tersebut.
Bupati Bekasi juga mengharapkan agar momentum ini dapat dijadikan sebagai langkah strategis untuk menata pembangunan pendidikan di Kabupaten Bekasi agar tercipta paradigma baru pendidikan menuju sistem desentralisasi dalam otonomi daerah.
“Selain itu, melalui mementum ini pula kita berharap mampu merangsang motivasi kepala sekolah beserta jajarannya untuk terus menerus meningkatkan mutu pendidikannya, karena mutu sumber daya manusia suatu bangsa tergantung pada mtu pendidikan.” ujar Bupati Bekasi.

Peringatan Hari Pendidikan Nasional

4 Mei 2009

Bekasi, 4 Mei 2009
PERINGATAN HARI PENDIDIKAN NASIONAL DAN PEMBUKAAN PEKAN OLAH RAGA PELAJAR SE KABUPATEN BEKASI TAHUN 2009
Bupati Bekasi, Drs.Sa’duddin,MM, Senin 4 Mei 2009 bertempat di Plaza Pemda Kabupaten Bekasi bertindak sebagai Inspektur Upacara pada upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional. Bupati Bekasi pada acara tersebut membacakan sambutan Menteri Pendidikan Nasional Prof.DR.Bambang Sudibyo,MBA Adapun tema peringatan Hadrdiknas tahun ini adalah “Pendidikan Sains, Teknologi,dan Seni Menjamin Pembangunan Berkelanjutan dan Meningkatkan Daya Saing Bangsa” Tema tersebut sangat relevan dengan permasalahan dewasa ini dalam kaitannya pada peningkatan mutu pendidikan Nasional
Dalam sambutannya Mendiknas menegaskan kembali rencana strategis Depdiknas . “Dalam kurun waktu 2005 – 2009 telah ditetapkan tiga pilar kebijakan , yaitu, Pertama : Pemerataan dan perluasan akses pendidkan. Kedua,peningkatan mutu, relevansi, dan daya saing pendidikan. Ketiga, Penguatan Tata Kelola, Akuntabilitas dan Citra Publik Pendidikan. Pada akhir tahun 2008 hampir seluruh kinerja utama Rencana strategis telah tercapai.
Mendiknas juga menegaskan kembali kebijakan Depdiknas dalam perbaikan peserta didik SMK : SMA, yaitu kebijakan Depdiknas membalik dari 30 : 70 pada tahun 2004 menjadi 70:30 pada tahun 2015. Untuk itu pemerintah membangun lebih banyak SMK dari pada SMA, hingga akhir tahun 2008 telah dibangun 466 USB SMK dan 237 SMA serta 6.918 RKB (Euang Kelas Baru) SMK. “Ekstensifikasi dan intensifikasi penyelenggaraan pendidikan kejuruan melalui berbagai bentuk SMK, yaitu SMK besar di kawasan industri, SMK kelas jauh di pesantren atau institusi sejenis, SMK di daerah perbatasan, SMK kecil di daerah terpencil dan pedesaan, SMA Terbuka serta sekolah menengah terpadu. Hasilnya pada akhir tahun 2008 rasio SMA dan SMK telah turun menjadi 46:54 “ tambah Mendiknas.
Dalam kesempatan upacara menyambut Hardiknas tersebut, Bupati Bekasi juga membuka secara resmi kegiatan POPDA (Pekan Olahraga Pelajar Daerah) tingkat Kabupaten Bekasi Tahun 2009. Dalam laporannya, Drs . H. Haries Widjaya MM selaku ketua panitia peringatan Hari Pendidikan Nasional dan kegiatan POPDA menjelaskan bahwa event olahraga tersebut akan berlangsung tanggal 4 – 6 Mei 2009 dengan cabang olah raga yang dipertandingkan sebanyak 14 cabang olah raga dan terdiri dari Atletik,Bulutangkis Bola Volly,Tenis Meja, Pencak silat,Renang, sepak Takraw, Sepak Bola, Bola Basket, Tenis Lapangan, Panahan, Karate, Catur dan Gulat
Pekan Olah Raga Pelajar dengan peserta pelajar tingkat SD,SMP.SMA/SMK tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan olah raga para pelajar sejak dini dan menghasilkan juara- juara dari cabang olah raga yang akan dipertandingkan sebagai bahan binaan dimasa yang akan dating.
Rangkaian acara tersebut di atas diakhiri dengan parade dan defile peserta Popda dari 23 kecamatan yang disaksikan oleh para anggota Muspida Kabupaten Bekasi, antara lain Bupati,Kapolres Metro Bekasi Kabupaten, dan Kepala Kejaksaan Negeri Cikarang.


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.